BREAKING NEWS

Darul Arqam Madya PC IMM Jember 2026 Dorong Rekonstruksi Gerakan IMM di Era Digital

 

Sumber foto: Darul Arqam Madya PC IMM Jember 

DPDIMMJATIM — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Pimpinan Cabang Kabupaten Jember menggelar kegiatan Darul Arqam Madya (DAM) Tahun 2026 di Universitas Muhammadiyah Jember pada Rabu–Ahad, 13–17 Mei 2026. Kegiatan kaderisasi tingkat madya tersebut mengusung tema “Profetik Sebagai Basis Tajdid: Rekonstruksi Gerakan IMM Era Digital.”

Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta merupakan kader-kader IMM yang dipersiapkan untuk menjadi aktor pembaharu gerakan di tengah tantangan perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta dinamika peradaban global yang semakin kompleks.

Darul Arqam Madya menjadi salah satu forum kaderisasi strategis dalam tubuh IMM yang tidak hanya berorientasi pada penguatan ideologi organisasi, tetapi juga pembentukan kapasitas intelektual dan kepemimpinan kader. Dalam forum tersebut, peserta dibekali berbagai materi terkait gerakan profetik, transformasi digital, kepemimpinan, analisis sosial, hingga penguatan nilai tajdid sebagai basis gerakan mahasiswa Islam.

Ketua Umum PC IMM Kabupaten Jember menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut lahir dari kebutuhan IMM untuk melakukan pembacaan ulang terhadap arah gerakan di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat.

Menurutnya, terdapat dua konteks utama yang ingin diketengahkan dalam Darul Arqam Madya kali ini. Pertama, IMM membutuhkan alat baca peradaban. Hal tersebut penting agar kader IMM mampu memahami perkembangan sosial, politik, budaya, teknologi, dan dinamika masyarakat modern secara kritis dan komprehensif.

“IMM hari ini tidak cukup hanya menjadi organisasi yang bergerak secara administratif dan seremonial. IMM membutuhkan alat baca peradaban agar mampu memahami arah perubahan zaman dan tetap relevan di tengah perkembangan era digital,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi, budaya pengetahuan, hingga pola gerakan sosial masyarakat. Oleh sebab itu, kader IMM dituntut memiliki kemampuan adaptif sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai profetik dan spirit tajdid Muhammadiyah.

Konteks kedua yang ingin ditekankan dalam Darul Arqam Madya tersebut ialah pentingnya kader IMM menjadi aktor pembaharu. Menurutnya, hal itu merupakan keniscayaan karena IMM selama ini dikenal sebagai eksponen intelektual dalam Persyarikatan Muhammadiyah.

“Kader IMM harus hadir sebagai aktor pembaharu. Ini merupakan keniscayaan bagi IMM sebagai eksponen intelektual Muhammadiyah. Kader tidak hanya dituntut aktif dalam diskursus, tetapi juga mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan gerakan yang berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Ia menilai bahwa tantangan zaman saat ini membutuhkan kader-kader yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga sensitivitas sosial, keberanian moral, serta kemampuan membaca realitas secara kritis. Spirit profetik yang menjadi tema utama DAM dinilai penting untuk membangun orientasi gerakan yang berlandaskan nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta terlibat aktif dalam berbagai forum diskusi, kajian strategis, serta dinamika kaderisasi yang berlangsung intensif. Forum tersebut menjadi ruang dialektika gagasan bagi kader IMM dari berbagai daerah untuk merumuskan arah baru gerakan IMM yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas ideologisnya.

Darul Arqam Madya ini juga menjadi momentum konsolidasi kader IMM dalam memperkuat peran organisasi sebagai gerakan mahasiswa Islam yang progresif dan berkemajuan. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan disrupsi informasi, IMM dinilai perlu terus melakukan rekonstruksi gerakan agar tetap mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan.

Melalui kegiatan ini, PC IMM Kabupaten Jember berharap lahir kader-kader yang memiliki basis intelektual yang kuat, kedalaman spiritual, serta komitmen sosial yang tinggi. Dengan demikian, kader IMM diharapkan mampu menjadi pelopor pembaharuan gerakan yang tetap relevan, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan peradaban di era digital.***


Penulis: Kader PC IMM Jember

Editor: Tiffany's 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar