Penyuluhan Kesehatan Diabetes Melitus Peringati Hari Diabetes Nasional di PRA Patrang
0 menit baca
![]() |
| Sumber foto: PK IMM Asy-Syifa Jember |
DPDIMMJATIM - Kegiatan pendidikan kesehatan mengenai Diabetes Melitus (DM) yang meliputi penyuluhan tentang penyebab, gejala, pencegahan, serta pengelolaan diabetes. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemeriksaan gula darah gratis.
Acara diselenggarakan oleh IMM Asy-Syifa yang bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah Kreongan. Peserta terdiri dari Ibunda Aisyiyah dan kader IMM Asy-Syifa
Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 26 April 2026, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.
Bertempat di Musholla Pimpinan Ranting Aisyiyah Kreongan, Jalan Raya Patrang No. 45, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Diabetes Nasional yang jatuh setiap tanggal 18 April. Tujuannya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya diabetes melitus, mengedukasi pola hidup sehat, serta menekan angka kejadian diabetes yang terus meningkat.
Penyuluhan kesehatan dilakukan melalui ceramah interaktif dan tanya jawab. Setelah penyuluhan, panitia mengadakan pemeriksaan gula darah secara gratis menggunakan alat pengukur gula portabel.
Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah, Ibunda Fauziah Inwinarni, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah preventif bagi masyarakat. “Kami ingin warga Patrang lebih peduli dengan kadar gula darahnya dan menerapkan pola makan sehat. Karena diabetes tidak bisa sembuh secara total tapi bisa kita cegah.
Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi tanya jawab berlangsung. Banyak Ibunda Aisyiyah yang berkonsultasi mengenai kiat-kiat menyusun menu harian yang rendah indeks glikemik namun tetap terjangkau untuk keluarga. Para kader IMM Asy-Syifa dengan telaten menjelaskan bahwa kunci utama pengelolaan diabetes bukan sekadar menghindari gula, melainkan menjaga keseimbangan nutrisi dan konsistensi dalam beraktivitas fisik. Melalui pendekatan yang humanis, mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah jember ini berhasil mengubah stigma bahwa diet diabetes itu menyiksa menjadi sebuah gaya hidup yang menyenangkan dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara generasi muda Muhammadiyah dan organisasi otonom Aisyiyah dalam misi dakwah kesehatan. Sembari menunggu antrean cek gula darah, para peserta dibekali leaflet edukatif yang berisi panduan deteksi dini gejala 3P (Poliuria, Polidipsia, dan Polifagia). Kolaborasi ini membuktikan bahwa edukasi yang turun langsung ke akar rumput jauh lebih efektif dalam mengubah perilaku masyarakat dibandingkan sekadar sosialisasi satu arah. Harapannya, para kader yang hadir hari ini dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan ilmu tersebut kepada keluarga dan tetangga di lingkungan masing-masing.
Sebagai penutup, seluruh data hasil pemeriksaan gula darah para peserta didata secara kolektif untuk menjadi bahan evaluasi kesehatan warga di tingkat ranting. Bagi peserta yang terdeteksi memiliki kadar gula darah di atas normal, panitia memberikan rujukan serta edukasi lanjutan untuk segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Dengan berakhirnya acara pada pukul 11.00 WIB, semangat untuk memerangi "penyakit senyap" ini diharapkan terus menyala di hati warga Kreongan, sejalan dengan visi besar menciptakan masyarakat yang tangguh dan sehat lahir batin.***
Penulis: Nabila Nurul Azizi (Kader IMM Asy-Syifa Jember)
Editor: Tiffany's

.jpg)